MAKALAH
PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN
HALAMAN SAMPUL

HARDIANTI
35114009
3AD3
PROGRAM STUDI D3 ADMINISTRASI BISNIS
JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur
penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya,
serta nikmat sehat sehingga penyusunan makalah guna memenuhi tugas mata kuliah
“Pengembangan Kepribadian” ini dapat selesai sesuai dengan yang diharapkan.
Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW dan
semoga kita selalu berpegang teguh pada sunnahnya.
Makalah ini di
susun dengan tujuan untuk menambah
wawasan khususnya mengenai pentingnya pengembangan kepribadian untuk mahasiswa
dan adapun metode yang penulis ambil dalam penyusunan makalah ini adalah
berdasarkan pengumpulan sumber informasi dari berbagai karya tulis yang
berkompeten dengan tema makalah ini.
Semoga makalah
ini dapat memberikan manfaat dan sebagai sumbangsi pemikiran khususnya untuk
para pembaca dan tidak lupa penulis mohon maaf apabila dalam penyusunan makalah
ini terdapat kesalahan baik dalam kosa kata ataupun isi dari keseluruhan
makalah ini. Penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan
untuk itu kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kebaikan untuk
kedepannya.
Makassar,
8 Desember 2016
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ........................................................................................................ i
KATA PENGANTAR.......................................................................................................... ii
DAFTAR ISI......................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................. 1
1.1 LATAR BELAKANG.................................................................................. 1
1.2 RUMUSAN MASALAH.............................................................................. 2
1.3 TUJUAN ....................................................................................................... 3
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................... 4
2.1 MERENCANAKAN KARIR...................................................................... 4
2.1.1
Pengertian Karir, Perencanaan Karir.................................................... 4
2.1.2 Langkah-Langkah
Dalam Merencanakan Karir................................... 5
2.1.3
Manfaat Perencanaan Karir.................................................................. 6
2.1.4
Memilih dan Menentukan Karir, Etika Karir, sukses Berkarir............. 8
BAB III PENUTUP............................................................................................................. 25
3.1 KESIMPULAN............................................................................................. 25
3.2 SARAN......................................................................................................... 26
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................... 27
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR BELAKANG
Karier adalah urutan posisi yang
terkait dengan pekerjaan yang diduduki seseorang sepanjang hidupnya.
Orang-orang mengejar karier untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan individu secara
mendalam. Pada satu waktu, mengidentifikasikan dengan satu pengusaha sudah cukup
untuk memenuhi beberapa kebutuhan terssebut. Sekarang, batasan antara karier
individual sebagaimana dipandang oleh organisasi dan karier sebagaimana
dipandang oleh si individu menjadi sangat penting.
Salah satu kunci sukses dalam
berkarier adalah perencanaan yang matang. Perencanaan tidak hanya dibuat
sekali, tetapi harus dilakukan berulang. Seperti halnya pemeriksaan kesehatan,
karier pun butuh dicek secara berkala. Apalagi jika pekerjaan yang Anda jalani
tidak sesuai ekspektasi dan tidak sesuai dengan bakat dan minat. Segera
berpikir untuk menata ulang karier. Tidak ada kata terlambat untuk
melakukannya. Perencanaan karier bukanlah suatu proses yang sulit ataupun
menjadi beban. Bahkan sebaliknya, hendaknya ini dilihat sebagai proses yang
memberikan makna kepada perjalanan karier anda. Proses ini akan membantu anda
mencapai tujuan karier.
Salah satu dorongan orang bekerja pada
suatu organisasi, termasuk perusahaan adalah karena disana kesempatan untuk
maju. Sudah menjadi sifat dasar dari manusia pada umumnya untuk menjadi lebih
baik, lebih maju dari posisi yang di punyai saat ini, karena itulah mereka
menginginkan suatu kemajuan dalam hidupnya.
Kesempatan untuk maju yang termasuk
dalam program pengembangan dapat diwujudkan jika mereka diberikan kesempatan
untuk mengikuti program pendidikan dan pelatihan. Program pendidikan dan
pelatihan yang mana diikuti perlu direncanakan dengan baik, agar pada
gilirannya mereka mempunyai kesempatan untk dipromosikan dipindahkan dari suatu
jabatan ke jabatan lain yang mempunyai status dan tanggung jawab yang lebih
tinggi.
1.2
RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan karir ?
2. Apa yang dimaksud dengan perencanaan karir ?
3. Apa saja langkah-langkah dalam
merencanakan karir ?
4. Apa manfaat dari perencanaan
karir ?
5. Bagaimana Meilih dan
menentukan karir, etika karir, sukses karir ?
1.3
TUJUAN
Makalah ini bertujuan untuk :
1.
Untuk mengetahui pengertian karir,
2.
Untuk mengetahui pengertian perencanaan karir,
3.
Untuk mengetahi langkah-langkah dalam merencanakan karir,
4.
Untuk mengetahui manfaat perencanaan karir,
5.
Untuk mengetahui cara memilih dan menentukan karir, etika karir, sukses
berkarir
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PERENCANAAN
KARIER
2.1.1 PENGERTIAN KARIER DAN
PERENCANAAN KARIER
1.
Definisi Karier
Secara
umum dapat dikatakan bahwa suatu karir akan berisi kenaikan tingkat dari
tanggungjawab, kekuasaan dan pendapatan seseorang. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) karier diartikan sebagai perkembangan dan kemajuan di
kehidupan pekerjaan, jabatan, dsb.
Karir
adalah suatu deretan posisi yang diduduki oleh seseorang selama perjalanan
usianya (Rivai, 2009: 369). Karir adalah suatu rangkaian aktivitas kerja yang
terpisah, tetapi berhubungan dan memberikan kesinambungan, keteraturan dan arti
kehidupan bagi seseorang (Panggabean, 2002: 17). Dari kedua defenisi diatas
dapat disimpulkan bahwa karir adalah suatu rangkaian kerja dan jabatan yang
dipegang seseorang dalam jangka waktu lama.
2.
Pengertian Perencanaan
Karier
Perencanaan
karir adalah perencanaan yang fokus pada pekerjaan dan pengidentifikasian jalan
karir yang memberikan kemajuan yang logis atas orang-orang diantara pekerjaan
dalam organisasi (Mathis 2006: 343). Perencanaan karir adalah proses dimana
perusahaan menyeleksi tujuan karir dan jenjang karir dalam mencapai rencana
karir (Rivai 2009: 266 ). Perencanaan karir merupakan kegiatan atau usaha untuk
mengatakan perjalanan karir pegawai serta mengidentifikasi hal-hal yang dapat
dilakukan untuk mencapai tujuan karir tertentu.
Berdasarkan definisi
di atas dapat disimpulkan bahwa perencanaan karir adalah pola pengalaman
berdasarkan pekerjaan yang merentang sepanjang perjalanan pekerjaan yang
dialami oleh setiap individu/pegawai dan secara luas dapat dirinci ke dalam obyective
events yang dapat dijadikan asumsi untuk masa yang akan datang dengan
tujuan memvisualisasi dan memformulasi hasil yang diinginkan, urutan kegiatan
yang diperlukan, dan perilaku dalam batas-batas yang dapat diterima dan
digunakan dalam penyelesaian, atau dalam arti yang lebih ringkas perencanaan
karir merupakan proses di mana sesorang menyeleksi tujuan karir dan arus karir
untuk mencapai tujuan tersebut.
2.1.2 LANGKAH-LANGKAH DALAM
MERENCANAKAN KARIER
Proses yang ditempuh untuk menyusun perencanaan karier
terdiri atas hal-hal berikut ini :
a)
Menilai
Diri Sendiri
Hal utama dalam memulai perencanaan karier adalah bertanya
atau memahami diri sendiri. Misalnya, orang seperti apakah saya? Keterampilan
apa yang saya miliki? Apakah saya menyukainya? Apa yang menjadi kekuatan atau
kelebihan dan kelemahan atau kekurangan saya?
Mengenali kesempatan-kesempatan, keterampilan, bakat, dan
nilai berhubungan pada kesempatan karier. Kesempatan dalam suatu organisasi
dipengaruhi oleh pertumbuhan atau kepadatan dari bisnis, kebijakan organisasi
tentang pengembangan dan proosi karyawan dari dalam dan kebijakan dari internal
kantor.
b)
Menetepkan
Tujuan Karier
Setelah seseorang dapat menilai kekuatan, kelemahan, bakat,
dan setelah mendapat pengetahuan tentang arah dari kesempatan kerja, maka
tujuan kerier dapat dibentuk.
c)
Menyiapkan
Rencana-Rencana
Rencana tersebut mungkin dibuat dari berbagai macam desain
kegiatan untuk mencapai tujuan karier.
d)
Melaksanakan
Rencana-Rencana.
Untuk mengimplementasikan satu rencana kebanyakan diperlukan
iklim organisasi yang mendukung. Artinya bahwa manajemen tingkat atas harus
mengajak semua tingkatan madi menajemen untuk membantu bawahan mereka dalam
meningkatkan karier mereka.
2.1.3
MANFAAT
PERENCANAAN KARIER
Berikut adalah manfaat dari perencanaan karir :
1.
Menurunkan tingkat perputaran karyawan (turnover),
dimana perhatian terhadap karir individual dalam perencanaan karir yang telah
ditetapkan akan dapat meningkatkan loyalitas pada perusahaan di mana mnereka
bekerja, sehingga akan memungkinkan menurunkan tingkat perputaran karyawan.
2.
Mendorong pertumbuhan, dimana perencanaan karir yang baik
akan dapat mendorong semangat kerja karyawan untuk tumbuh dan berkembang.
Dengan demikian motivasi karyawan dapat terpelihara.
3.
Memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi akan sumber daya
manusia di masa yang akan datang.
4.
Memberikan informasi kepada organisasi dan individu yang
lebih baik mengenai jalur potensial karir di dalam suatu organisasi.
5.
Mengembangkan pegawai yang dapat dipromosikan, perencanaan
karir membantu membangun penawaran internal atas talenta yang dapat
dipromosikan untuk mempertemukan dengan lowongan yang disebabkan oleh masa
pension, berhenti bekerja dan pengembangan.
6.
Menyediakan fasilitas bagi penempatan internasional,
organisasi global menggunakan perencanaan karir untuk membantu
mengidentifikasikan dan mempersiapkan penempatan di luar negeri.
7.
Membantu menciptakan keanekaragaman angkatan kerja, ketika
mereka diberikan bantuan perencanaan karir, pekerja dengan latar belakang
berbeda dapat belajar tentang harapan-harapan organisasi untuk pertumbuhan
sendiri dan pengembangan.
8.
Membuka jalan bagi karyawan yang potensial, perencanaan
karir memberikan keberanian kepada karyawan untuk melangkah maju kemampuan potensial
mereka karena mereka mempunyai tujuan karir yang spesifik, tidak hanya
mempersiapkan pekerja untuk lowongan di masa depan.
9.
Mengurangi kelebihan, perencanaan karir menyebabkan
karyawan, manajer dan departemen sumber daya manusia menjadi berhati-hati atas
kualifikasi karyawan, mencegah manajer yang mau menang sendiri dari pembatasan
sub-ordinate kunci.
10.
Membantu pelaksanaan rencana-rencana kegiatan yang telah
disetujui, perencanaan karir dapat membantu anggota kelompok agar siap untuk
jabatan-jabatan penting, persiapan ini akan membantu pencapaian rencana-rencana
kegiatan yang telah disetujui.
2.1.4 MEMILIH
DAN MENENTUKAN KARIER, ETIKA KARIER, SUKSES
BERKARIER
1.
Memilih dan menentukan karir
Menurut Peter M. Blau (Sukardi, 1987:
86) arah pilihan karir seseorang merupakan suatu proses yang berlangsung lama
dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor penunjang maupun faktor
penghambat bagi seseorang dalam membuat keputusan karir. Faktor-faktor yang
mempengaruhi individu dalam pembuatan keputusan karir di antaranya sebagai
berikut: pengalaman sosial, interaksi dengan orang lain, potensi-potensi yang
dimiliki, aspirasi orang tua, keadaan sosial ekonomi orang tua, pengetahuan
tentang dunia kerja, minat, pertimbangan pilihan karir, serta keterampilan dalam
pembuatan keputusan karir.
Pilihan seseorang terhadap suatu pekerjaan didorong oleh
faktor adanya kecenderungan untuk mendapatkan ganjaran dan faktor pengharapan
terhadap terjadinya perubahan.
John Holland (Sharf, 1992: 45) memandang bahwa
pilihan karier dan penyesuaian karir merupakan pengembangan dari kepribadian
seseorang.
Individu mengekspresikan dirinya, ketertarikan, dan nilai-nilai melalui pilihan
karir mereka. Teori ini mengemukakan bahwa adanya hubungan antara pemilihan
karir dengan tipe kepribadian yang dimiliki individu dan penting sekali membangun keterkaitan atau kecocokan antara
dua hal tersebut.
Holland mengakui bahwa teori hanya dapat
menjelaskan sebagian dari variabel-variabel yang mendasari pilihan karir. Dia
menyatakan bahwa model teoretis dapat dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin,
kelas sosial, kecerdasan, dan pendidikan. Dengan pemahaman itu, ia melanjutkan untuk
menetapkan bagaimana individu dan lingkungan saling berinteraksi melalui
pengembangan terpisah enam tipe: Realistik, Investigatif, Artistik, Sosial,
Enterprising, dan Konvensional
2.
Etika Karier
Etika dan Etiket ETIKA adalah cabang filsafat yang membahas
tingkah laku manusia berdasarkan kaidah “baik-buruk, benar- salah, tepat-tidak”
ETIKET dari bahasa Prancis Etiquette adalah tata krama, sopan santun. Etiket
membahas apa yang sopan dan pantas.
mengapa
kita perlu memperhatikan etiket dalam berperilaku ?
·
Untuk membangun hubungan kerja sama yang saling mengerti,
menghargai, menghormati sehingga tercipta hubungan yang harmonis.
·
Menumbuhkan/meningkatkan profesionalitas individu dan
pelayanan prima bagi customer sehingga akan meningkatkan citra positif bagi
organisasi.
Manfaat Etika dalam menunjang karir :
·
Pengendalian diri
·
Pengembangan tanggung jawab sosial seseorang dalam karirnya
·
Mempertahankan jati diri dan menguasai perkembangan
informasi dan teknologi
·
Dapat menciptakan persaingan yang sehat antar sesama
karyawan
·
Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan” Guna
menghindari sifat KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)
·
Dapat dan mampu menyatakan hal benar itu adalah benar
·
Membentuk sikap saling percaya
·
Dapat konsekuen dan konsisten dengan aturan-aturan yang
telah disepakati bersama
·
Membantu seseorang mampu menentukan pendapat
3.
Sukses Berkarier
Adapun cara-cara yang dilakukan agar
sukses dalam berkarier yaitu sebagai berikut:
a.
Sikap positif
Pelajari bagaimana cara
bersikap yang baik. Aspek mana saja dalam hidup yang dikendalikan oleh sikap
pribadi, bagaimana menentikan sikap sendiri dan apa strategi spesifik untuk
mengubah sikap lebih positif.
Hati-hati, sikap merupakan
kebiasaan permanen dalam hidup. Jadi perhatikan sikap Anda jika ingin karir
berjalan lancar.
b.
Percaya diri.
Pahami cara mengeluarkan
potensi diri dengan mengidentifikasi kemampuan dan bakat pribadi. Selain itu,
Anda juga perlu membangun kekuatan akademis dan minat pribadi agar bisa memanfaatkan
semua peluang dengan percaya diri.
c.
Kebiasaan positif
Hilangkan
kebiasaan-kebiasaan negatif dalam hidup dan mulai identifikasi berbagai cara
yang dapat membuat hidup Anda semakin mudah dijalani. Ingat kebiasaan positif
dapat menjadi salah satu cara mencapai kesuksesan.
d.
Buat pilihan yang tepat
Keseimbangan kehidupan kerja
dan pribadi seringkali terganggun saat Anda terlalu sibuk di kantor. Lakukan
pilihan-pilijan bijak dalam menjaga keseimbangan hidup mengingat baik karir dan
kehidupan pribadi, keduanya penting bagi Anda.
e. Gunakan
imajinasi kreatif
Perluas kemampuan Anda untuk
menyelesaikan masalah dengan menggunakan imajinasi kreatif. Jangan salah,
kreativitas merupakan kunci sukses dalam berkarir.
f. Gigi
Anda perlu menelusuri
seluruh kemajuan dari berbagai proses yang telah dilakukan. Tingkatkan fokus
pada apapapun tujuan yang ingin dicapai. Jangan lupa menambah koneksi dan
selalu bersyukur terhadap berbagai pencapaian pribadi.
g.
Punya tujuan
Bedakan antara keinginan dan
target yang harus dicapai ketika berkarir. Buat komitmen, rencana dan mulai
beraksi. Pastikan Anda sampai ke target-target yang harus dicapai.